Februari 23, 2020

Perkembangbiakan Flora Secara Generatif, Vegetatif Alami Dan Vegetatif Buatan

Perkembangbiakan pada Tumbuhan Secara Generatif, Vegetatif Alami maupun Vegetatif Buatan, klarifikasi dan Contoh-contohnya.
Setiap makhluk hidup berkembangbiak untuk mempertahankan speciesnya masing-masing semoga tetap berkelanjutan dan menghindari kepunahan.
Baca juga: Perkembangbiakan pada Hewan

Kenapa Tumbuhan harus Berkembangbiak?
Begitu juga dengan Tumbuhan, menyerupai halnya makhluk hidup lainnya flora juga berkembangbiak untuk menghasilkan keturunan dengan jenis yang sama.

Cara Berkembangbiak pada Tumbuhan

Secara umum, perkembangbiakan pada flora dibagi dalam 2 cara, yaitu:

  • Perkembangbiakan flora secara Generatif
  • Perkembangbiakan flora secara Vegetatif

A. Perkembangbiakan flora secara Generatif

Perkembangbiakan Generatif adalah:
Perkembangbiakan dengan cara perkawinan, melalui proses bertemunya antara sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina.

Perkembangbiakan secara Generatif (Kawin) pada flora ialah bertemunya alat reproduksi jantan pada flora yang disebut dengan Serbuk sari dengan alat reproduksi betina pada flora yang disebut dengan Putik.
Baca juga: Bagian-bagian pada Tumbuhan.

Proses perkembangbiakan flora dengan cara Generatif atau perkawinan ini, pada flora biasa disebut dengan Penyerbukan atau pembuahan.

Perkembangbiakan pada Tumbuhan Secara Generatif Perkembangbiakan Tumbuhan secara Generatif, Vegetatif Alami dan Vegetatif Buatan
Perkembangbiakan Tumbuhan

Proses Penyerbukan pada Tumbuhan
Proses penyerbukan pada flora yang mempunyai bunga lengkap atau sempurna, lebih gampang terjadi lantaran pada flora dengan bunga lengkap terdapat sel reproduksi jantan atau Serbuk sari dan sel kelamin betina atau Putik.
Mengenal bagian-bagian pada Bunga sempurna

Serbuk sari yang jatuh di kepala putik akan menjadikan terjadiny proses penyerbukan dan pembuahan.

Sedangkan untuk flora dengan bunga tidak lengkap, hanya terdapat satu sel reproduksi, sehingga membutuhkan bantuan/proses dari luar (eksternal) untuk melaksanakan penyerbukan.

Proses terjadinya penyerbukan pada flora yang mempunyai bunga tidak lengkap sanggup disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:

  • Hembusan angin yang membawa serbuk dari satu bunga dan jatuk ke kepala putik bunga dari flora lain.
  • Bantuan serangga seperti, Lebah, kumbang, kupu-kupu, burung, semut, dan lainnya. Serangga yang hinggap di satu bunga kemudian membawa serbuk sari, berpindah ke bunga lain dan menjadikan serbuk sari yang terbawa tersebut jatuk ke kepala putik bunga lainnya.
  • Bantuan Manusia yang menjadikan terjadinya proses penyerbukan, dengan mengambil serbuk sari dari salah satu bunga dan kemudian diletakkan pada putik bunga lainnya.

B. Perkembangbiakan flora secara Vegetatif

Perkembangbiakan flora secara Vegetatif, yaitu:
Proses memperbanyak keturunan atau species pada flora tanpa adanya perkawinan. Atau tanpa membutuhkan Sel reproduksi jantan maupun sel reproduksi betina.

Perkembangbiakan flora secara vegetatif, dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

  • Vegetatif Alami
  • Vegetatif Buatan.

a. Perkembangbiakan flora dengan cara Vegetatif Alami.

Perkembangbiakan flora dengan cara Vegetatif Alami yaitu:
Terjadinya proses memperbanyak, atau bertambah keturunan dengan species atau jenis yang sama dengan induk, secara alami tanpa sumbangan dari luar (Eksternal).

Vegetatif Alami pada Tumbuhan
Yang termasuk kedalam Perkembangbiakan flora dengan cara Vegetatif Alami, antara lain:

  • Akar Rimpang

Akar Rimpang atau biasa disebut juga dengan Akar tinggal (Rhizoma).
Akar rimpang ialah munculnya tunas tumbuhan gres dari penggalan batang flora yang berada di dalam tanah. Tunas tersebut sanggup bertambah banyak dan tumbuh menjadi tumbuhan baru.

Contoh Tanaman: Jahe, Lengkuas, Kunyit

  • Spora
Perkembangbiakan pada Tumbuhan Secara Generatif Perkembangbiakan Tumbuhan secara Generatif, Vegetatif Alami dan Vegetatif Buatan
Perkembangbiakan Tumbuhan

Spora ialah penggalan sel dari flora yang sanggup bermetamorfosis flora baru.

Contoh tumbuhan yang berkembang biak secara Spora: Jamur, Tumbuhan Paku, ganggang

  • Tunas
Perkembangbiakan pada Tumbuhan Secara Generatif Perkembangbiakan Tumbuhan secara Generatif, Vegetatif Alami dan Vegetatif Buatan
Perkembangbiakan Tumbuhan

Tunas ialah Munculnya flora gres diatas permukaan tanah yang berasal dari flora induk, dan Tunas tumbuh berdekatan dengan flora induk.

Contoh tumbuhan yang berkembang biak secara Tunas: Pisang, Tebu, bambu

  • Tunas Daun

Tunas Daun atau disebut juga dengan Tunas Adventif
Tunas daun ialah munculnya tunas di penggalan daun tumbuhan dan sanggup berupa tumbunya akar pada daun tersebut.

Contoh tumbuhan yang berkembang biak secara Tunas Daun: Cocor Bebek

  • Umbi Batang

Bagian batang flora yang membesar di dalam tanah dan membentuk Umbi yang berfungsi sebagai daerah persediaan makanan, kemudian Umbi tersebut usang kelamaan akan tumbuh tunas dan sanggup ditanama untuk mendapat tumbuhan baru.

Contoh tumbuhan yang berkembang biak secara Umbi Batang: Ubi Jalar, Kentang

  • Umbi Lapis
Perkembangbiakan pada Tumbuhan Secara Generatif Perkembangbiakan Tumbuhan secara Generatif, Vegetatif Alami dan Vegetatif Buatan
Perkembangbiakan Tumbuhan

Tumbuhan yang mempunyai umbi berbentuk berlapis-lapis, yang kemudian dari lapisan umbi tersebut akan tumbuh tunas dan akar dibawahnya untuk dijadikan tumbuhan baru.

Contoh tumbuhan yang berkembang biak secara Umbi lapis: Bawang merah, bawang putih

  • Geragih

Geragih atau Stolon
Bagian batang pada flora yang menjalar diatas tanah, kemudian pada penggalan yang menjalar tersebut akan tumbuh akar dan sanggup dijadikan tumbuhan baru.

Contoh tumbuhan yang berkembang biak secara Geragih: Rumput teki, Arbei

  • Umbi akar

Bagian akar flora yang berada didalam tanah, kemudian membesar menjadi umbi daerah persediaan makanan. Umbi tersebut usang kelamaan akan tumbuh tunas dan akar yang sanggup ditanam dan menjadi tumbuhan baru.

Contoh tumbuhan yang berkembang biak secara Umbi akar: Wortel, bunga dahlia

  • Membelah diri

Tumbuhan berkembang biak dengan cara melepaskan atau membelah sebagian dari tubuhnya untuk menghasilkan flora baru.

Contoh tumbuhan yang berkembang biak secara Membelah diri: Ganggang hijau, Volvox

b. Perkembangbiakan flora dengan cara Vegetatif Buatan

Perkembangbiakan flora dengan cara Vegetatif Buatan yaitu:
Terjadinya proses memperbanyak, atau bertambah keturunan dengan species atau jenis yang sama dengan induk, dengan sumbangan manusia.

Vegetatif Buatan pada Tumbuhan
Yang termasuk proses perkembangbiakan dengan cara Vegetatif Buatan, antara lain:

  • Stek batang

Stek dilakukan dengan cara memotong sebagian batang tanaman, kemudian ditanam untuk mendapat tumbuhan baru.

Contoh: Stek pada batang Ubi kayu (Ketela pohon), Kaktus
Selain stek batang, ada juga stek yang dilakukan pada daun.

  • Mencangkok

Mencangkok dilakukan dengan cara mengupas penggalan kulit dari batang tumbuhan hingga ke penggalan kambiun, kemudian penggalan tersebut dilapisi dengan tanah dan ditutup. Sampai kemudian di penggalan tersebut akan tumbuh akar baru.

Setelah itu batang tumbuhan tersebut dipotong dan sanggup ditanam menjadi tumbuhan baru.

Contoh:
Mencangkok hanya sanggup dilakukan pada tumbuhan yang berbiji keping dua (Dikotil), seperti: Tanaman Jeruk, mangga, rambutan, jambu, dan lainnya.

  • Menempel (Okulasi)

Menempel (Okulasi) dilakukan dengan cara mengupas penggalan batang tumbuhan yang tumbuh tunas, kemudian menempelkannya pada batang tumbuhan yang juga sudah dikupas pada daerah tumbuhnya tunas.

Contoh:
Menempel (Okulasi) sanggup dilakukan pada tanaman-tanaman yang masih sejenis, seperti:
Mangga dengan mangga, jeruk dengan jeruk, Atau sanggup juga dilakukan pada tumbuhan mangga jenis A, dengan mangga jenis B, selama masih sejenis tumbuhan Mangga.

Okulasi ini bertujuan untuk mendapat tumbuhan gres yang mempunyai kualitas dan keunggulan yang lebih baik.

  • Menyambung (Mengenten)

Menyambung dilakukan dengan cara memotong penggalan Batang satu tanaman, kemudian mengambil penggalan batang tumbuhan lain untuk ditempelkan pada batang tumbuhan sebelumnya.

Bagian batang daerah melekat harus mempunyai kondisi batang yang kuat, dan untuk batang yang akan ditempel sanggup diambil batang yang masih kecil, namun dengan kualitas yang lebih baik.

Menempel bertujuan untuk mendapat beberapa varian gres dalam satu tanaman, dengan kualitas yang lebih baik.

Contoh:
Menempel (Mengenten) dilakukan pada tanaman: Mangga, jeruk, dan lainnya

  • Merunduk

Merunduk dilakukan dengan cara menundukkan penggalan batang flora dan ditanam didalam tanah, kemudian penggalan batang yang dirundukkan dan ditanam tersebut akan tumbuh akar dan dipotong menjadi tumbuhan baru.

Contoh:
Merunduk sanggup dilakukan pada tanaman: Apel, Anggur, Selada, jambu air,mawar, melati, Arbei, dan lainnya

Semoga bermanfaat!

Berbagi ilmu pengetahuan umum